Sebelum Lupa

Hasil kreasi @shandya.
Hasil kreasi @shandya.

Baru-baru ini saya tersadar oleh beberapa hal:

1. Saya semacam manusia yang setiap hari mengalami kerusakan dan tiap hari pula selalu mencoba melakukan perbaikan. Rasio antara kerusakan dan perbaikan itu pun tiap hari bebeda-beda. Kalau boleh menyebut angka kasar pada bulan lalu, tiap hari saya rusak sebesar 67% dan perbaikan yang berhasil dilakukan 32%. Saya percaya angka ini akan terus menuju arah kebaikan melihat pada periode-periode sebelumnya. Semoga saja.

2. Rencana demi rencana yang telah saya buat, gugur begitu saja tanpa ada satupun realisasinya di dunia nyata. Rencana yang gagal bulan ini naik Gunung Merbabu, membuat paspor, mengerjakan tugas (well, pada akhirnya selesai-selesai juga tapi tetap saja prosesnya tidak seperti apa yang telah saya rencanakan), dan lain sebagainya. Saya hidup di dunia yang menentang rencana sepertinya. Kemarin saya malah berjalan dari Tugu Yogyakarta hingga ke depan Jalan Malioboro dengan sahabat saya dan itu semua tanpa ada rencana sebelumnya. Tiba-tiba saja. Hasilnya: saya bahagia. Saya jadi ingat seorang teman pernah berkata, “Tuhan itu benci manusia yang berencana. Karena yang hanya boleh berencana adalah Dia semata.” Kurang lebih begitu, saya tidak ingat pasti kata demi kata yang dia ucapkan. Pada saat itu, saya ingin sekali mencium bibir dia. Tapi saya urungkan niat itu, karena ini Indonesia. Kurang sopan berciuman di tengah keramaian.

3. Saya tidak sama sekali ahli untuk berbasa-basi. Karena cenderung jadi basi beneran. Pernah satu periode saya menyapa teman saya, entah saya lupa seperti apa saya menyapa (basa-basi, red) dan pada saat itu saya merasa dia “sakit hati” atau semacamnya. Di selang waktu berikutnya, saya meminta maaf dan bilang, “Tolong jangan ambil hati ya kalau aku basa-basi dan terdengar tidak lazim di hati manusia, kadang-kadang aku juga ndak mau melakukannya tapi karena situasi yang mempertemukan kita di kondisi tertentu, maka aku perlu rasanya berbasa-basi. You know, social convention.” Kurang lebih begitu, saya tidak ingat pasti kata demi kata yang saya ucapkan. Pada saat itu juga, dia malah tertawa dan mulai sedikit demi sedikit memaklumi keadaan saya dan bagaimana harus bersikap. Kadang-kadang saya lupa bahwa manusia punya perasaan. I need human knowledge indeed.

4. Saya tidak suka segala macam bentuk perubahan. Perubahan menyebabkan saya harus beradaptasi ke habitat baru dan itu semua pasti memakan waktu. Padahal waktu yang dimakan oleh habitat tadi, bisa saya gunakan untuk aktivitas-aktivitas lain yang lebih berguna. Tidur, misalnya.

5. Saya pengingat yang buruk. Banyak hal belakangan ini, kurang lebih dua tahun ini, yang telah terjadi dan itu semua semacam mengacaubalaukan sistem pikir yang telah lama saya bangun. Sehingga, kembali ke poin ke-4, adaptasi yang belum sempurna saya lakukan menyebabkan saya sulit mengingat-ingat hal-hal tertentu. Perkataan seseorang dan materi ujian merupakan dua hal pokok yang sering terlupakan. Haha. Seorang teman pernah menyarankan untuk membuat jembatan keledai. Um, adaptasi? Lagi? Tetapi untungnya saya tidak pernah (kalau tidak salah ingat) lupa akan segala janji yang saya buat. Lagi pula, saya pelit untuk urusan membuat janji.

6. Saya suka belajar tetapi tidak suka ujian. Kadang-kadang di kelas saya sering menemukan hal-hal baru yang membuat I myself dropping my jaw. Tetapi saat ujian, saya semacam memiliki pikiran, “Who are you dare to test me? God?” Saya tahu ini egois, sejauh ini saya puas-puas saja dengan hasil ujian saya. Pelan-pelan saya harus memperbaiki sektor ini.

7. Saya suka manusia satu ini –> Sri Mulyani Indrawati. Bila pun ia seorang agama, saya tidaklah tidak rela menjadi umatnya.

8. Saya jatuh hati kepada lirik lagu Gajah oleh Tulus. Mengetahui latar cerita dibuatnya lagu itu, mengingatkan saya kepada almarhum ibu saya. Haha.

Tabik!

Advertisements

Bubuhkan Komentar (Put a Thought)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s