Girl in Progress (2012)

(was written on 8 May 2013, 8:17PM, Yogyakarta.)

Girl in Progress

P.s: spoiller-est allert-est (kidding)

Mari saya bawa Anda semua ke kuadran lingkar aneh kerja semesta.

Pertama, sebuah adegan yang diperankan oleh aktor dan aktris itu sebelumnya ditulis oleh seorang skenarioawan (ß ini ngarang) yang mungkin telah mengalami beberapa titik balik hingga akhirnya ia ingin menuliskan rentet dialog yang membuat cerita bergerak mencapai periode-periode klimaks. Kedua, seorang penulis skenario tadi merelakan waktunya untuk mengerjakan pekerjaan yang menyita malam-malamnya (terlepas kepentingan industri, pasti ada satu semangat yang membuat ia ingin tetap mengerjakannya hingga selesai). Ketiga dan seterusnya, mulailah proyek gigantis yang melibatkan orang banyak ini dikerjakan, semua (mungkin) memiliki semangat yang sama. Aktor dan aktris mempelajari skrip yang telah ditulis berhari-hari. Mencoba memvisualkan imaji screenwritter. Sutradara, kamerawan (ß ini juga ngarang), dan semuamua manusia melakukan pekerjaan pada porsinya.  Hingga pada akhirnya, film yang sudah jadi diedarkan ke bioskop, disaksikan orang-orang yang ingin nonton/iseng nonton/ikut-ikutan temen nonton/dll. Kemudian ada yang membajak, meng-upload ke internet, di-download manusia yang ingin download/iseng download/ikut-ikutan yang lain download/dll.

Belum selesai.

Ketika file hasil download sampai ke hardisk-hardisk manusia di segala penjuru dunia, tidak menutup kemungkinan lingkar ini masih terus bergerak. File disebarluaskan oleh berbagai sistem operasi ciptaan Bill Gates/Steve Jobs/Linus Torvalds/dll (yang juga telah melalui malam-malam panjangnya untuk mengerjakan semangat mereka). Proses penyebarluasan juga tidak lepas oleh kerja proccessor/RAM/hardisk/mouse/keyboard/dll (yang juga telah diciptakan oleh manusia-manusia melalui pengalaman malam panjangnya).

Bear with me.

Semua proses panjang tadi akan sia-sia jadinya kalau pemikir-pemikir terdahulu tidak menciptakan listrik, yang di negeri ini dikelola oleh PLN. Jadi, ucap terima kasih saya tujukan kepada siapa-pun-inventor-yang-sudah-berkontribusi-di-bidang-kelistrikan.

Ini apa sih.

[dari sini baru mau mulai cerita film tapi masih pakai premis-premis ganggu tentunya]

Tiga hari lalu, file Girl In Progress (2012).mkv dan Girl In Progress (2012).srt tiba di hardisk saya. Berkat sistem operasi bertema Metro ciptaan Bill Gates, proccessor core i3, RAM 4GB, touchpad, dan lain, dan lain, file hasil kloningan dari hardisk lain tadi sampai dengan selamat dan sehat, tanpa kurang satu apa pun.

Sejam yang lalu, saya baru selesai menyeka airmata.  Hasil renungan efek film ini terhadap hidup saya dan titik jenuhnya, akan coba saya sampaikan di sini.

Bercerita tentang gadis remaja (saya lupa namanya, maafkan penyakit otak saya) yang mengalami proses transisional di era pubertasnya. Klasik sebenarnya. Tokoh utama juga mengalami konflik keluarga, drama pergaulan, dan lain-lain. Entah. Mungkin yang membuat film ini berkesan karena saya menontonnya di momen yang “pas”. Saya tidak tahu banyak (bahkan tidak tahu apa-apa) bagaimana sebuah film layak dipuja atau dicaci, film bagi saya (seorang awan yang lawas) layak dilihat jika berhasil mengikat emosi penontonnya. Dan Girl in Progress berhasil melakukan ini. Saya berterimakasih kepada penulis skenario yang telah menghabiskan malam-malam panjangnya untuk menyelesaikan pekerjaannya, karena di sini kecipratan manfaat yang luar biasa. Girl in Progress telah me-restrore ulang sebuah esensi keutuhan keluarga di kehidupan saya. Inilah anehnya kerja semesta. But keep it up, I like it.

Satu lagi, saya tidak mengerti konsep jelas dari spoiler dan efek-efek yang ditimbulkan. Kalau boleh meng-quote langsung tweet teman saya,

What’s the matter with spoilers? If you knew Voldemort will lose, will you stop reading Harry Potter? I also think not!” – Rieza Aprianto

Selamat hidup. Maaf, saya nonton bajakan.

Advertisements

2 thoughts on “Girl in Progress (2012)

Bubuhkan Komentar (Put a Thought)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s