Bom Waktu

Saya mau menulis buku. Buku yang ingin saya baca. Buku yang mungkin akan dikomentari–baik atau buruk saya tidak peduli. Sampai saat ini cerita sudah saya pikirkan matang-matang, masalahnya adalah cara menyelesaikannya yang tidak matang. Pasti akan sulit. Pasti akan berat. Pasti saya akan menderita. Tetapi entah kenapa saya seperti mendapat panggilan untuk atau harus menyelesaikannya.

Jadi kemarin sehabis pulang dari Bandung, niat ini semakin bulat. Semesta juga mulai ikut-ikutan memberi tanda lewat beberapa kebetulan. Di katalog salon yang saya datangi, tertulis nama tokoh yang ingin saya tulis. Plat mobil pun begitu. Terlalu sepele kalau ini dibilang sebuah kebetulan, ya mungkin terlalu mewah juga kalau disebut sebagai tanda oleh semesta. Kepala saya mau meledak.

Saya harap saya bisa. Post ini ditulis juga supaya menambah semangat saja. Lagian malu kalau sampai tidak terwujud. Tetapi saya tidak punya malu jadi biarlah.

Anggap saja saya anjing yang sedang berputar-putar berusaha mengigit ekor sendiri. Ya itu cukup.

Advertisements

2 thoughts on “Bom Waktu

Bubuhkan Komentar (Put a Thought)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s