SNMPTN; Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri

(Ditulis 04 Maret. 2012.)

Pendahuluan; Ini posting serius. Ngga boleh becanda. Tapi boong. ^^

Buat dede-dede yang masih kecil tapi udah gede, pasti pada mau kan masuk Perguruan Tinggi Negeri? Atau, pasti pada dipaksa orangtuanya kan masuk Perguruan Tinggi Negeri? Atau lagi nih, pasti pada mau ikutan temen-temennya kan masuk Perguruan Tinggi Negeri? Ya karepmu lah alesannya apa. Tapi kalau aku boleh tanya, kenapa mau masuk Perguruan Tinggi Negeri? Kalau aku sih, karena iseng. Ya iseng aja. Emang ngga boleh? Nah, mari ini aku mau sedikit berbagi buat kalian semua supaya lebih mengetahui cara masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Pertama, kalian harus lulus SMA. Ya harus lulus dulu. Ngga bisa abis SD langsung mau masuk Perguruan Tinggi Negeri. Ngga boleh. Nenek bilang itu berbahaya *garing nyet.*. Kedua, kalian harus daftar lewat sistem online. Googling aja pake keyword “snmptn” ntar nemu pasti websitenya apa, aku lupa soalnya. :|. Yang pasti sih pendaftarnya dibuka bulan Mei. Ketiga, kalian harus mempersiapkan segala sesuatunya sebelum tarlambat #.

#: Persiapannya itu meliputi; kalian harus tau jurusan apa yang akan kalian ambil. Berapa Passing Grade di jurusan yang kamu ambil. Ini penting banget dikarenakan kamu akan tau berapa target soal yang harus kamu kerjakan.

Gimana caranya tau itu Passing Grade, Bi?

Kalian tau Ganesha Operation, ngga? Nah di situ ada buku namanya SMS. Beli aja ke mbak atau masnya gitu. Kalau ngga boleh dikarenakan alasan rahasia perusahaan, aku ada solusi lain. Kalian punya temen, kan? Cari aja yang lagi bimbel di Ganesha Operation. Terus minjem buku yang namanya SMS. Kalau ngga boleh dikarenakan alasan rahasia perusahaan, aku ada solusi lain lagi. Kalian main aja ke rumah itu temen, masuk kamarnya, BUNUH ITU ANAK! PELIT AMAT PINJEM BUKU GITUAN NGGA DIKASIH. HIH! Maaf, sang penulis emang agak emosian.

Terus kalau udah, kalian liat Passing Gradenya, di situ ada semua daftar jurusan di semua PTN. Gunakan itu sebagai acuan kalian dalam mengerjakan soal SNMPTN nanti. Misal nih, mau ambil Kedokteran UNPAD, menurut buku itu, Passing Gradenya 53,27%, kalikan dengan jumlah soal SNMPTN yang 180 soal itu, artinya kalian harus benar menjawab 96 soal, ngga pake salah, catet! Sebenernya ngga musti 96 soal mutlak sih, karena bobot nilai di setiap materi uji itu berbeda. Aku lupa lagi. Materi uji SNMPTN untuk IPA itu ada Tes Potensi Akademik (75 soal) kalo ngga salah ini bobotnya 30%, terus Matematika Dasar + Bahasa Indonesia + Bahasa Inggris (45 soal) = 30%, dan Matematika IPA + Biologi + Fisika + Kimia (60 soal) = 40%. Untuk IPS, aku ngga tau. Nah, dari situ kalian udah bisa musti kira-kira mau mengerjakan soal yang mana aja supaya Passing Grade kalian tercapai. Kalau saran aku sih, TPA-nya itu kerjakan banyak-banyak, soalnya soalnya (?) itu ngga susah-susah amat. Inget, di SNMPTN ini sangat tidak dianjurkan untuk nebak-nebak dalam menjawab kecuali kamu emang keturunan dukun, karena emang mending jangan gitu. Ngurangin nilai. Nah, apalagi yes. Ya itu dulu.

*balik ke fokus tulisan.*

Saran aja nih, buat kamu yang abis UN, jangan santai-santai! Karena memang soal SNMPTN itu dibuat kayak khusus untuk ngebunuh manusia. Susaaaaaah nyet. Mending belajar. Beli buku kumpulan soal gitu, kerjain sendiri. Atau kalau punya rezeki lebih, ikutan aja bimbel intensif. Di Ganesha Operation aja, itu bagus aku jamin *malah jualan.*. Ikut bimbel gitu akan sangat membantu kamu, dan kamu juga akan lebih semangat pokoknya. Jangan lupa berdoa yang banyak. Minta diterima pilihan pertama. Lalu, tibalah saatnya untuk kamu menghadapi hari UJIAN SNMPTN. Habis itu? Ya udah. Biarkan Tuhan menjalankan perannya. Tugas kitakan sudah kita laksanakan. :D

Kalau kamu nantinya memang ngga diterima di PTN, ngga musti bunuh diri nyusul temen kamu yang ngga mau minjemin buku tadi. HIH! Sekarang banyak kok Universitas Swasta yang bagus-bagus. Memang agak mahal sih. Sedikit. Yang penting itu bukan kuliah di mana, tapi bagaimana kita menjalankannya. Kalau di PTN gitu emang banyak beasiswanya, tapi mau gimana? Kan udah ngga diterima. Rezeki mah biar Tuhan yang atur, kamu ngga usah pusing. Tuhan tau tempat terbaik di mana kamu bisa mengembangkan diri menjadi keren. Sekarang mending fokus dulu buat SNMPTN ini. Terus tentukan rencana B kalau kamu nantinya emang ngga diterima di Perguruan Tinggi Negeri. Pilihlah Universitas yang memang menurut kamu paling cocok dengan passion kamu. Tanya orang yang sudah kuliah di sana sangat membantu kamu dalam mempertimbangkan pilihan. Lagian kamu bukan anak kecil lagi, kan?

Kalau nanti kamu harus kuliah di luar kota dan akan ngekos, belajarlah untuk mandiri. Maksud saya, kamu ngekos itu bukan kayak pindah rumah terus dibeliin hotel bintang lima. Walaupun orang tua kamu kasurnya terbuat dari duit, percaya deh, mereka akan bangga punya anak yang ngga “cengeng”. Dikit-dikit duit abis, dikit-dikit sakit. Haduh. Yang khawatir siapa kalau bukan orang tua? Belajarlah mengenal diri sendiri. Tinggalkan, atau ngga usah muluk, kurangi aja dulu itu sifat buruk. Ngga akan baik buat masa depan. Bangsa ini sudah terlalu banyak memiliki manusia cikal-bakal koruptor. Ngga usah ikut-ikutan. Mulailah dari hal-hal kecil. Eh, bentar, kok jadi serius amat ini? Tadi kan sudah aku bilang kalau ini posting serius. Ngga boleh becanda. Tapi boong. ^^

Yawis. Itu aja. Semoga sukses untuk ke depannya. Amin. Saya akhiri wabilawaltaufikwalhidayahwasalamualaikumwarohmatulohiwabarokatuh. ^^v

Advertisements

4 thoughts on “SNMPTN; Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri

  1. Fisikanya kak. Fisika. To un fisika aja aku lgsg epilepsi. To snmptn fisika sih ga ngelirik. Akhir akhir doang kalo yg lain slsi. Dan ujung ujungnya gak ngerjain juga :| doakan fisika saya kak. :|

Bubuhkan Komentar (Put a Thought)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s