Curhat dikit boleh ya

(Ditulis 05 November, 2011.)

(Gambar bersumber dari hasil pencarian di google)

Saya adalah orang aneh. Aneh adalah saya. Kakak saya tak henti-henti istighfar ketakutan saat saya mulai berbicara sendirian. Dan banyak hal lain yang sering saya lakukan secara tidak sadar. Berikut.

1. Selain bicara sendirian, saya juga sering merasa berada di tempat lain saat berada di tempat lain. Jadi melihat kejadian-kejadian kelompok orang, apa yang sedang mereka bicarakan, dan seperti menjadi salah satu dari mereka.

2. Saya sangat takut dengan kecoa dan laba-laba. Dua binatang itu berhasil membuat bulu kuduk berdiri tegang, padahal saat melihat setan ngga gitu-gitu amat. Saya pernah pingsan saat seekor kecoa jalan kaki di atas perut saya (itu pingsan pertama dan terakhir saya). Dan saya sempat panas dingin selama seminggu karena digigit seekor laba-laba. Oh, FYI, saya belum bisa memanjat gedung tinggi atopun mengeluarkan jaring dengan pose tangan metal.

3. Saya berjalan saat tidur. Tergantung tempat sih. Anehnya jika berada di rumah orang saya tak pernah sekalipun melakukan ini.

4. Saya sangat nyaman dengan bau balsem. Malah aneh sama orang yang mengutuk mati bau balsem. Dibilang kakek-kakek lah. Oh, pulis, mainstream banget sih.

5. Ada yang kurang saat saya makan tanpa kecap.

6. Saya tidak ada bayangan sosok sesungguhnya seorang Ayah. Saya dibesarkan hingga umur 16 tahun oleh sosok lembut sekaligus tegas seorang Ibu. Dan saya tak pernah terpikir mencari Ayah saya di mana, sedang apa, ato sama siapa. Good luck, dad.

7. Ngga pernah mau ambil pusing perkataan orang lain. Saya pernah dianggap anak monster oleh lingkungan rumah, dan sejak saat itu mental saya terlatih untuk urusan ini.

8. Saya langsung mengecap orang bodoh ketika: Ngga tertib antri. Seorang Ayah yang melakukan KDRT. Dan marah-marah sama Tuhan karena diberi cobaan.

9. Saya akan sangat diam saat pertama bertemu dengan orang. Dan akan jadi orang yang ngga bisa berhenti ngoceh jika sudah kenal dalam dengan mereka.

10. Sejak kepergian Mama dari dunia saya sudah tidak peduli dengan hari raya lebaran. Bukannya tidak menghormati. Tapi biarlah saya merayakan ini dengan cara saya sendiri. Di dalam hati. :)

Well. Selamat Hari Raya Idul Adha 19__ H (ngga tau ini tahun berapa hijriah) semuanya. Selamat tambah kolesterol ya.

Advertisements

4 thoughts on “Curhat dikit boleh ya

  1. Aku, baru ketemu aja udah cerewet banget, pas udah ngomong lamaaaaa baru kenalan :| hehe, bahasa tulis kakak bagus ya. Lugas. J’adore :)

Bubuhkan Komentar (Put a Thought)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s